Sijago Merah kembali mengamuk di daerah PALI

0
236

Radiopali.com
Musibah tak dapat ditolak, mungkin inilah kiasan yang dialami Sutinah (53), Warga Dusun Sungai Limpah Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.
Pada saat puasa ke-8 hari, dirinya tepaksa harus kehilangan rumah dan isinya dikarenakan dilalap si jago merah ketika dirinya menyadap karet di kebunnya.

kejadian diperkirakan masih pagi yaitu sekitar pukul 08:00 WIB, dimana pada jam seperti itu masyarakat sekitar sudah melakukan aktivitasnya untuk menyadap karet dikebunnya masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun rumah Sutinah dan Musholla rata dengan tanah bahkan semen sebanyak 80 sak serta bahan material lain untuk pembangunan Sekolah Dasar di Dusun tersebut yang dititipkan dirumah Sutinah ikut hangus jadi abu.

“Aku tahunya api sudah besar, karena di pagi hari, penduduk dusun kami sudah pergi ke kebun melakukan aktivitasnya termasuk pemilik rumah,” kata Resi (25) yang mengaku sebagai tenaga pengajar di sekolah dasar yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

Resi (25) adalah salahsatu warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan bahwa ketika kejadian keadaan sekitar sedang sepi hingga api cepat menjalar.

Ditambahkanya bahwa dirinya tidak mengetahui sumber api berasal dari mana.

“Pada saat kejadian, aku didalam kelas sedang mengajar anak-anak. Jadi tidak mengetahui asal api dari mana. Namun begitu aku mengetahui ada rumah terbakar lalu aku minta tolong warga yang berada di kebun yang dekat dari dusun lalu aku hubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pertamina untuk mendatangkan mobil Damkar,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Ibul Edi Khairul membenarkan bahwa ada sejumlah bahan material yang juga hangus terbakar.

“Bahan material oleh warga dititip di rumah Sutinah, karena lokasinya dekat dengan sekolah yang akan dibangun.Namun apa mau dikata,inilah musibah. Tapi kita tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Rusman Firman, Kepala BPBD Kabupaten PALI yang memimpin pemadaman kebakaran menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan 2 unit mobil Damkar ke lokasi kejadian.

“Begitu kami mendapat laporan, langsung meluncur ke lokasi bersama 20 anggota dan 2 unit Damkar serta dibantu juga satu unit Damkar dari Pertamina. Namun sesampainya di lokasi, satu rumah warga dan Musholla sudah hangus lalu kita lakukan pendinginan,” katanya.

“Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap api. Ketika akan meninggalkan rumah periksa kompor atau sambungan instalasi listrik dirapikan. Kalau ada kejadian kebakaran, silahkan hubungi kami, BPBD PALI siap 24 jam,” tandas Rusman dalam menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada menghadapi musim kemarau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here