Polsek Talang Ubi Selamatkan Sandra WNA Asal Myanmar

0
262

PALI– Polsek Talang ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) telah berhasil mengamankan seorang pelaku penyandra yang diduga Warga Negara Asing(WNA) asal negara Myanmar. Dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi Kompol JANTON SILABAN, SH SIk bersama Kanit Reskrim Talang Ubi IPDA RUSLI SH dan Kanit Intel IPTU RONI dengan diperkuat 15 anggota lainnya.

Adalah Amzar(30) warga dusun 2 desa Sukadamai kecamatan Talang ubi, pelaku penyekapan terhadap WNA asal Myanmar bernama Nor Muhammad alias Zimbobo(37). Korban diperkirakan sudah disekap oleh pelaku selama 3 minggu, dirumah pelaku. Dengan kaki‎ sebelah kiri dirantai dan digembok, yang dihubungkan dengan tiang peyanggah rumah.
Kapolres Muara enim, AKBP Hendra Gunawan SIK, melalui kapolsek Talang ubi Kompol Janton Silaban, membenarkan telah mengamankan pelaku Amzar dan seorang WNA asal Myanmar atas nama Zimbobo yang menjadi korban penyekapan oleh Amzar.
“Benar kita telah mengamankan satu orang pelaku penyanderaan terhadap korban yang diduga WNA asal negara Myanmar, sekitar pukul 18.15 Wib. Dan sekarang kedua orang tersebut sudah kita bawa kekantor dan diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.” ungkap janton yang didampingi Kanit reskrim, Ipda Rusli dan Kanit Intel Iptu Roni. Jum’at(17/06)
Lebih lanjut, “Ketika Polisi tiba dirumah pelaku‎, pelaku sempat melarikan diri kearah belakang rumah. Dengan sigap Polisi mampu mengamankan pelaku dengan cepat. Lalu polisi melakukan penggeledahan didalam rumah pelaku, dan didapati korban Zimbobo alias Nur Muhammad berada didalam rumah dengan posisi duduk diatas meja dan kaki sebelah kiri terikat rantai dan dikunci dengan gembok yang dihubungkan dengan tiang penyangga rumah.” kata janton.
Masih kata Janton, Dari hasil interogasi lisan pelaku mengakui bahwa benar telah menyandera korban didalam rumah bagian bawah tersebut, karena Zimbobo telah meminjam sepeda motor milik adik Amzar dan menghilangkannya.
“Korban meminjam motor milik adik pelaku untuk pergi kePalembang, namun motor tersebut hilang. Pelaku meminta ganti rugi, namun korban tidak memiliki uang hingga terjadilah penyanderaan tersebut.” pungkas Janton.
Juga ikut diamankan oleh polisi barang bukti, berupa satu buah rantai senpira panjang satu meter‎, dua buah gembok, satu buah tas berisikan pakaian korban Zimbobo, foto copy SIM C dan KTP atas nama Nor Muhammad, serta satu buah buku akta nikah atas nama Nor Muhammad dan Rusmiati yang beralamatkan dijalan Purwa Sari Rt.52 no.110 Kalidoni Palembang.‎(mpt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here